Tips Membuat Job Description Untuk Software Developer Anda

Badr Interactive
- 03 December 2020

Software Developer yang bertalenta bisa dikatakan cukup sulit ditemukan, meski begitu banyak sekali orang yang ingin mendapatkannya untuk masuk ke dalam tim IT mereka. Akan tetapi, untuk mendapatkan software developer dengan bakat yang luar biasa tidaklah mudah. Anda tidak bisa langsung menyalin job-desc dari pihak perekrut kerja lainnya seperti Ekrut ataupun Jobstreet dan mengharapkan banyak kandidat terbaik melamar dalam lowongan kerja yang Anda posting.

Seperti halnya para pelamar kerja yang menghabiskan cukup banyak waktu untuk membuat resume personal yang sempurna, Anda juga perlu meluangkan waktu untuk membuat penawaran kerja yang lebih menonjol dari banyak lowongan kerja lainnya dengan posisi yang sama. Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami tentang hal-hal apa saja yang harus dan tidak boleh dimasukkan dalam deskripsi kerja untuk posisi software developer tim IT perusahaan Anda. Selain itu, tulisan ini juga akan membahas apa yang perlu Anda sebutkan supaya para kandidat sangat tertarik dan segera memasukkan lamaran kerja mereka pada lowongan yang Anda pasang, baik secara langsung melalui web perusahaan atau pun melalui pihak ketiga.

Struktur Job-Desc Terbaik Untuk Software Developer

Kita coba awali dengan hal yang cukup mendasar yakni mengetahui cara menyusun job description supaya menarik perhatian para kandidat terbaik yang akan melamar pekerjaan. Beberapa keyword yang harus disebutkan dalam jobdesc yang akan Anda posting adalah sebagai berikut:

  • Judul Pekerjaan

  • Jenis Pekerjaan (Part-Time atau Full-Time)

  • Lokasi Bekerja

  • Penjelasan Singkat Tentang Perusahaan

  • Tanggung Jawab Pekerjaan

  • Kualifikasi Yang Harus Dimiliki

  • Kualifikasi Yang Menjadi Nilai Tambah

  • Manfaat Yang Akan Didapatkan Karyawan

  • Gaji Yang Ditawarkan (dapat berupa range)

Apa yang Anda tuliskan dalam postingan job description lowongan kerja harus sama pentingnya dengan ketika Anda mengucapkannya saat wawancara/interview. Jadi, jika kesempurnaan penulisan struktur jobdesc ini disimpulkan menjadi dua kata, maka kata-kata yang tepat untuk menggambarkannya adalah ‘simpel’ dan ‘jelas’. Anda tidak membuatnya terlalu pendek supaya informasi yang tersampaikan juga cukup jelas, tetapi Anda juga tidak membuatnya terlalu panjang atau bertele-tele sehingga para kandidat akan merasa kewalahan dengan kualifikasi yang perusahaan Anda inginkan sebelum mereka melamar.

Lantas bagaimana jika struktur tersebut dijabarkan dalam lebih dari dua kata? Berikut ini adalah tips-tips yang mampu menjelaskan lebih detail tentang penulisan jobdesc untuk pekerjaan sebagai software developer.


Buatlah Agar Mudah Dibaca

Pastikan deskripsi kerja yang Anda tulis untuk posisi software developer perusahaan Anda terlihat profesional, menarik, dan dapat dibaca sebab format penyampaian juga menjadi hal yang cukup penting. Jika postingan lowongan pekerjaan Anda terlihat kaku dan seperti teks biasa, para kandidat tidak akan tertarik untuk berlama-lama mencerna tulisan Anda. Kemampuan membuat postingan yang cukup menarik ini memang cukup sulit untuk dipelajari, meskipun Anda adalah seorang HR yang cukup handal.

Panjang deskripsi pekerjaan yang ideal adalah sekitar 200 kata. Dengan memuat sejumlah kata tersebut, akan cukup bagi Anda untuk membuat jeda paragraf yang baik sehingga lebih menarik untuk dibaca. Selain dalam bentuk paragraf, Anda juga dapat membuat poin-poin supaya penyampaiannya tidak monoton dan lebih terstruktur. Akan tetapi, tidak begitu disarankan untuk menggunakan lebih dari lima poin karena jika Anda terlalu banyak menggunakannya, makin sedikit pembaca yang akan menyimak tulisan Anda sampai akhir.


Gunakan Frasa Kata Yang Tepat

Supaya para kandidat melihat postingan lowongan pekerjaan Anda, harus dipastikan bahwa itu menarik perhatian mereka. Bagaimana caranya? Gunakan frasa yang relevan dengan posisi yang Anda buka yakni software developer. Pastikan Anda tidak hanya menggunakan format yang mudah dibaca, tetapi coba gunakan bahasa yang menarik untuk orang-orang yang Anda targetkan.

Bayangkan bahwa Anda tidak hanya menargetkan orang-orang yang telah kehilangan pekerjaan mereka sehingga mereka lebih aktif mencari lowongan, tetapi bisa jadi postingan Anda juga menyasar pada orang-orang yang ingin mengganti posisi pekerjaan mereka saat ini. Sehingga penggunaan frasa yang tepat juga untuk mendapatkan kedua pihak yang disebutkan sebelumnya.

Sebagai contoh, posisi yang Anda ingin cari adalah Senior Java Developer. Alih-alih menulis 

“Dicari Senior Java Developer dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dengan kemampuan yang harus dimiliki adalah A, B, C dan kemampuan D, E, F akan menjadi nilai tambah”

cobalah gunakan bahasa yang lebih deskriptif yang sekaligus dapat menceritakan suatu benefit bagi para kandidat yang terpilih, misalnya 

“Tim Inovatif kami yang sedang berkembang pesat sedang mencari Senior Java Developer yang berpengalaman untuk bergabung Bersama mereka”

Ungkapan yang digunakan pada contoh terakhir itu lebih menarik karena ‘menjual’ posisi kepada seorang kandidat. Dengan membacanya saja mereka dapat membayangkan diri mereka berada di lingkungan yang baru dan bisa jadi lebih baik, dan lebih memotivasi seseorang untuk ikut berkembang. Hal ini bisa jadi dapat menyingkirkan keuntungan finansial yang didapatkan sebab para kandidat telah bersemangat di awal untuk bergabung bersama perusahaan Anda.


Tulis Dalam Gaya Bahasa Yang Umum

Terkadang dalam sebuah postingan lowongan pekerjaan digunakan kata-kata untuk menggambarkan pengalaman seperti ‘guru/gurus’, ‘ninja’, ‘rockstar’. Belum jelas sejak kapan istilah ini digunakan dalam deskripsi pekerjaan di beberapa lowongan. Akan tetapi, yang jelas tujuan utama dari penggunaan kata-kata tersebut adalah untuk menarik kandidat yang sangat berbakat melamar kepada perusahaan Anda. Sayangnya, cara tersebut tidak selalu berhasil.

Pilihan kata-kata yang disebutkan sebelumnya hanya berpotensi menarik dua jenis pelamar kerja: pertama adalah pelamar yang sangat percaya diri bahkan melebihi kemampuan dirinya sendiri dan kedua adalah pelamar yang menebar CV ke banyak lowongan tanpa membaca detail deskripsi pekerjaan yang dituliskan. Jadi, lebih baik gunakan bahasa atau istilah-istilah yang umum dan dimengerti oleh banyak orang. Selain itu, selalu ingat untuk tidak membuat tulisan yang terlalu spesifik. Salah satu alasannya adalah karena hal ini bisa membatasi jumlah calon potensial yang akan melamar di dalam postingan lowongan kerja perusahaan Anda. 


Sesuaikan Persyaratan Pekerjaan

Sebelumnya dibahas mengenai penggunaan bahasa yang umum sehingga mudah dimengerti banyak orang. Akan tetapi, hal ini bisa jadi membuat Anda menulis banyak hal dalam persyaratan pekerjaan yang dibutuhkan sehingga akan banyak calon kandidat yang melamar dan jelas ini merepotkan Anda dalam menyeleksi mereka. Untuk menangani hal ini, cobalah untuk memasukkan tidak lebih dari empat kualifikasi wajib dan dua sampai tiga kualifikasi yang menjadi nilai tambah para kandidat yang melamar. Angka tersebut adalah jumlah yang optimal. Jika Anda membuatnya lebih sedikit, bisa jadi ada persyaratan-persyaratan penting yang tidak tersampaikan. Jika Anda membuat daftar persyaratan lebih banyak, mungkin akan terlihat berlebihan untuk para kandidat yang melamar.


Konsultasikan Dengan Developer Anda

Ketika Anda tidak tahu mana hal-hal penting yang akan dimasukkan ke persyaratan dalam lowongan kerja untuk posisi software developer ini, Anda bisa berdiskusi dengan developer yang sudah ada di dalam perusahaan Anda. Bagaimanapun juga, mereka nantinya yang akan bekerja sama lebih intens dengan orang baru yang akan Anda rekrut ke dalam perusahaan. Mereka juga lebih berpengalaman dalam hal pekerjaan-pekerjaan di lapangan. Oleh karena itu, penting juga untuk mengikutsertakan tim IT Anda sebelumnya dalam proses perekrutan dan persyaratan dalam deskripsi kerja software developer ini. Apabila belum ada tim IT dalam perusahaan Anda, manfaatkan relasi atau jaringan-jaringan perusahaan Anda untuk mencari tahu developer mana yang bisa diajak untuk berdiskusi dan konsultasi.


Sampaikan Kultur Perusahaan Anda

Kesesuaian kandidat yang terpilih dengan budaya perusahaan yang telah tertanam sejak lama sama pentingnya dengan membuat kualifikasi yang tepat. Pastikan Anda juga menyertakan beberapa kata yang menggambarkan tentang rasanya bekerja di perusahaan Anda. Sisipkan visi dan misi perusahaan, hal yang membuat perusahaan Anda begitu istimewa, dan bisa juga memasukkan karakter orang-orang yang bekerja di dalamnya.

Seorang software developer akan menghabiskan banyak waktu di kantor. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui suasana kerja saat di kantor untuk hasil pekerjaan yang juga maksimal. Pertanyaan-pertanyaan seperti apakah perusahaan mendukung kerja jarak jauh (remote working) atau apakah perusahaan menyediakan jam kerja yang fleksibel harusnya sudah terjawab dan tertera dalam postingan lowongan kerja Anda. Mungkin Anda berpikir untuk menjelaskannya setelah kandidat tersebut mulai bekerja. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk memberikan sedikit gambaran mengenai alasan posisi yang ditawarkan ini layak untuk diperjuangkan. Hal ini bisa menyaring banyak kandidat yang sesuai untuk melamar pekerjaan di perusahaan Anda.


Beri Kesan Untuk Segera Melamar

Anda mungkin memiliki cukup waktu melakukan semua proses rekrutmen supaya bisa menemukan kandidat terbaik untuk posisi software developer ini. Akan tetapi, jika Anda menambahkan beberapa ‘efek psikologi’, bisa jadi ini mempersingkat waktu perekrutan Anda untuk menemukan orang yang tepat. Para kandidat yang sudah memiliki pekerjaan, namun berniat untuk mengganti pekerjaan mereka di tempat lainnya akan lebih terpacu untuk melamar jika mereka tahu lamaran tersebut bersifat mendesak (urgent). Sama halnya seperti barang yang sedang diobral dan diberitahu bahwa stoknya semakin menipis, hal itu akan membuat semakin banyak orang untuk merasa harus segera membeli barang tersebut.


Sertakan Video Jika Diperlukan

Jika perusahaan Anda memiliki waktu dan sumber daya manusia yang cukup kreatif untuk membuat video pendek, Anda bisa memasukkannya ke dalam postingan lowongan pekerjaan software developer Anda. Tampilkan seluruh anggota tim yang ada di perusahaan Anda sambil menjelaskan kriteria kandidat yang Anda cari. Hal itu jelas lebih mengagumkan dibanding tulisan panjang. Selain itu, video juga dapat memasukkan semua yang telah kita bahas pada poin-poin sebelumnya. Video berdurasi satu menit yang dibuat dengan baik mampu menceritakan lebih banyak tentang perusahaan Anda.


Kesimpulan

Penyampaian deskripsi pekerjaan (job description) yang baik adalah sebuah langkah awal menuju kesuksesan sebuah perekrutan atau lowongan pekerjaan. Anda bisa menggunakan tips-tips yang telah dibahas dalam poin-poin sebelumnya untuk mendapatkan kandidat berbakat masuk menjadi bagian dari perusahaan Anda. Bisa jadi ada beberapa yang bisa diadopsi ke dalam strategi perekrutan Anda, sementara Anda bisa mengabaikan beberapa tips lainnya.

Demikian tulisan mengenai tips menulis job description untuk perekrutan software developer perusahaan Anda. Jika Anda menginginkan perekrutan yang lebih menghemat waktu untuk kebutuhan IT perusahaan Anda, maka ada satu alternatif lain yaitu berkolaborasi dengan Software House seperti Badr Interactive. Dengan kolaborasi seperti ini, Anda tidak hanya mendapatkan individu untuk mengerjakan software yang Anda inginkan, tetapi akan ada satu tim development yang terdiri dari berbagai peran untuk mencapai tujuan menghasilkan software yang berdampak signifikan terhadap perusahaan Anda. Oleh karena itu, apabila Anda berencana untuk berkolaborasi bersama kami, sampaikan kebutuhan Anda secara mendetail dan hubungi kami melalui website, email, atau nomor HP yang tertera dalam website ini.

100+ Perusahaan bekerjasama dengan Badr Interactive untuk mengoptimalkan website dan aplikasi mereka.

Selama lebih dari 8 tahun, kami telah mengembangkan 200+ website/aplikasi untuk berbagai klien kami.

Mari bergabung dan siapkan sistem terbaik untuk perusahaan Anda