Ketahui Penyebab Website Memiliki Load Time yang Lama

Badr Interactive
- 19 May 2020



Pertanyaan ini sering sekali muncul dari para pemilik website. Seringkali jawabannya tidak bisa sederhana karena banyak sekali faktor penyebabnya. Yang jelas load website ini adalah isu krusial yang harus diprioritaskan karena load website yang cepat akan meningkatkan traffic website Anda. Kalau kita sendiri jengkel menunggu load website kita, apalagi customer kita?

Pentingnya Mengoptimasi Kecepatan Website Kita

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat halaman website kita atau Page Load Time, adalah salah satu metrik penting kesuksesan sebuah website. Setidaknya ada tiga faktor kunci kesuksesan sebuah website.

 

1. Konversi Penjualan (Conversion)

Semua bisnis ingin membuat website tentu tidak lain untuk alasan konversi penjualan. Semakin tinggi tingkat konversi penjualannya di website, maka websitenya dinilai semakin efektif. Investasi untuk pembuatan dan pengelolaannya pun dianggap worth dengan penjualan yang dihasilkan. Langkah pertama untuk mendapatkan conversion adalah jumlah traffic website yang tinggi. Semakin tinggi traffic website kita artinya jumlah user yang datang ke website semakin besar, maka potensi konversi juga akan semakin tinggi.


Gambar 1. Dampak Sebuah Website yang Lambat dalam Bisnis


Menurut Hubspot Research, 1 detik delay menyebabkan turunnya tingkat konversi penjualan hingga 7%. Sebagai contoh di Amazon, 1 detik delay mereka menyebabkan potential loss sebesar 1.6 Milyar Dollar setiap tahun.

 

2. Kemudahan Dicari (Visibility)

Page Load Time adalah salah satu variabel penting dalam algoritma Search Engine Optimization (SEO) Google. Website yang lambat akan mendapat rank yang jauh dari halaman pertama. Bahkan sejak 2017, Google Search Engine menetapkan algoritma ranking-nya berdasarkan kecepatan website pada tampilan mobile. Sehingga setiap pemilik website harus memperhatikan page load time website-nya baik di desktop maupun di mobile.

 

3. Kenyamanan Pengguna (Usability)

Selain menginginkan tampilan website yang menarik, semua pengguna tentu menyukai website yang cepat. Website yang cepat akan meningkatkan loyalitas pengguna kita. Semakin loyal pengguna, semakin besar probabilitas pengguna untuk membeli produk atau jasa Anda kembali.

 

Menguji dan Mengevaluasi Performa Kecepatan Website

Ada beberapa perangkat evaluasi yang bisa dicoba untuk melihat sejauh mana performa kecepatan website kita sehingga dapat meningkatkan traffic website. Salah satu yang paling dikenal adalah Google Pagespeed Insights https://developers.google.com/speed/pagespeed/insights/

Gambar 2. Page Load Time mobile web Tokopedia.com


Nilai Page Load Time website Tokopedia mobile adalah 71, lebih kecil dibandingkan tampilan desktop-nya yaitu 87. Menurut standar Google Pagespeed Insight, website mobile-nya masuk dalam kategori “Medium”, untuk website desktop-nya sudah masuk tergolong “Good”.

Penilaian ini juga bisa berubah-ubah bahkan berbeda-beda karena perbedaan device yang digunakan, internet provider, dan browser. Anda bisa menguji kecepatan website Anda dengan skenario yang berbeda, sebagai contoh:

  • Percobaan pertama menggunakan koneksi internet mobile data Telkomsel, melakukan pengujian menggunakan browser Google Chrome di ponsel Android.

  • Percobaan kedua menggunakan koneksi internet wifi Indihome, melakukan pengujian menggunakan browser Safari di ponsel iPhone.

  • Percobaan ketiga menggunakan koneksi internet wifi Indihome, melakukan pengujian menggunakan browser Firefox di laptop Dell dengan sistem operasi Windows.

  • Percobaan keempat menggunakan koneksi internet wifi tethering paket data Indosat, melakukan pengujian menggunakan browser Safari di Macbook.

 

Lalu manakah yang paling akurat? Jawabannya adalah semua. Karena Google akan menghitung rata-rata setiap user experience, tanpa memperdulikan browser, internet provider, atau device-nya, lalu menentukan rank-nya. Jadi intinya sering-sering tes aja untuk memastikan website kita sudah optimized di sebanyak mungkin skenario.

Gambar 3. Rekomendasi Optimasi yang Bisa Dilakukan


Google Pagespeed Insight juga memberikan beberapa rekomendasi untuk bisa meningkatkan lagi performa website yang diuji. Dari sini, langkah-langkah optimasi bisa dimulai oleh web developer Anda.

 

Penyebab Load Website Lama

Berdasarkan pengujian di Google Pagespeed Insight dan teorinya secara umum, beberapa faktor yang menyebabkan website load-nya lama adalah:

  1. Tampilan website unresponsive (tidak mobile-friendly)

  2. Performa Response Time Server yang rendah

  3. Terlalu banyak resource atau elemen dalam sebuah halaman

  4. Aset gambar atau video yang belum dioptimasi

  5. File CSS, JavaScript, HTML yang belum dioptimasi

  6. Website terlalu banyak redirect

  7. Implementasi JavaScript yang belum dioptimasi

  8. Website tidak menerapkan caching

 

Sebenarnya masih ada beberapa aspek yang lainnya, namun jika delapan hal ini sudah disolusikan, akan bisa meningkatkan performance dan mengoptimasi Page Load Time website kita secara signifikan.

 

Sumber:

Bluecorona

Google Pagespeed Insight 

Hubspot Research

Altexsoft





100+ Perusahaan bekerjasama dengan Badr Interactive untuk mengoptimalkan website dan aplikasi mereka.

Mari bergabung dan ciptakan sistem terbaik untuk perusahaan Anda.